![]() |
| Aylla memandang langit yang kelabu |
Tak terasa kita telah memasuk di
akhir tahun. Begitu banyak hal yang telah kita lalui. Tanpa kebersamaan.
Beberapa bulan lagi aku pun sudah berkepala dua. Begitu cepat waktu berlalu.
Begitu banyak coretan sejarah anak manusia tertulis. Cerita-cerita tak penting
untuk diceritakan. Namun, ada pula cerita yang sangat penting dan harus selalu
diabadikan menjadi bagian dari sejarah umat manusia.
Bunda, bulan ini bulan Desember. Desember
ke dua perpisahan kita. Desember. Taukah kamu Bun, lagu yang disenandungkan
Yuni Sarah berjudul Desember Kelabu. Aku menyukai lagu itu. Entah kenapa,
diawal bulan ini aku ikut menyenandungkan lagu itu berkali-kali di dalam kamar.
Dengan suara yang sangat merdu alias merusak dunia.
Angin dingin meniup mencekam di Bulan
Desember
Air hujan turun deras dan kejam hati
berdebar
Ku teringat bayang dan impian di
malam itu
Malam yang kelabu
Kau ucapkan kata
Selamat tinggal sayang













