Friday, January 13, 2012

Sebuah Kisah Sebuah Cerita Cinta

Ketika semuanya terasa perih dan ketika hati telah terluka karena cinta. Dan ketika harus merelakan seseorang yang dicintai bersanding dengan orang lain karena merasa tak mampu memberi kebahagiaan untuknya. Hati terasa letih menjalani kisah yang hanya membuat luka. Merelakannya adalah pilihan yang tepat. Untuk kebaikan semua pihak. Berkali ku rasakan ada keraguan, keresahan didalam hatiku. Dan aku benar-benar tak tahu apa yang harus ku lakukan. Bayang-bayang masa lalu terus datang dimasa depan. Meskpun aku berusaha untuk menepis bayang-bayang yang selalu muncul disetiap aku membuka dan menutup mataku. Saat kau langkahkan kakimu tuk tinggalkanku, Aku benar-benar tak percaya kalau kini kau
tlah pergi jauh. Ada yang hilang di hari-hariku. Setahun pun telah berlalu. Bulan depan ulangtahun ku yang ke 19 dan itu lah tepat satu tahun kau pergi meninggalkan diriku. Tanpa kata, tanpa cerita dan tanpa pamit. Kadang Aku merasa sepi dan merasa kehilangan cinta, merasa kehilangan hati untuk mencintai yang lain. Kini Dia bahkan sudah memiliki penggantiku dan keliatannya sudah sangat bahagia dengan wanita yang sangat dicintainya itu. Sedangkan aku disini! Berada bersama orang-orang yang mencintaiku tapi tak satupun dari mereka yang ku cintai. Karena sampai detik ini pun hatiku sampai seperti satu tahun yang lalu. Aku benar-benar tak habis pikir, kenapa Aku harus merasakan kegalauan yang sangat parah di dalam hidupku. Sampai kapan hatiku akan terpuruk didalam kesedihan yang mendalam karenanya? Sungguh!! Seandainya Aku bertemu dengannya, Aku benar-benar ingin membunuhnya.

No comments: